LLD Universitas Pamulang Hadiri Seminar Nasional Pra-Munas XI FITRA 2026 Bahas Transformasi Fiskal di Masa Krisis Global
Published on: 28 Apr 2026

Visi, mision
Jakarta - Lembaga Layanan Disabilitas (LLD) Universitas Pamulang menghadiri Seminar Nasional Pra-Musyawarah Nasional (Pra-Munas) XI Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Tahun 2026 yang mengusung tema *“Transformasi Fiskal di Masa Krisis Global”*, pada Senin, 27 April 2026, bertempat di Millennium Hotel Sirih Jakarta serta diikuti secara hybrid melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Musyawarah Nasional XI FITRA 2026 yang bertujuan menjadi ruang diskusi strategis dalam membahas tantangan kebijakan fiskal Indonesia di tengah tekanan ekonomi global, krisis iklim, ketidakpastian geopolitik, serta urgensi transformasi fiskal yang lebih adil, transparan, inklusif, dan berkelanjutan.
Seminar tersebut menghadirkan berbagai narasumber dari pemerintah, akademisi, lembaga riset, mitra pembangunan, hingga organisasi masyarakat sipil. Di antaranya Dr. Luky Alfirman, S.T., M.A., Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (dalam konfirmasi), Prof. Dr. Bambang Shergi Laksmono, M.Sc., Guru Besar Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Indonesia, Esther Sri Astuti selaku Direktur Eksekutif INDEF, serta perwakilan Banggar DPR RI. Diskusi dipandu oleh moderator Deayu Jihan dari Tempo.

Kehadiran LLD Universitas Pamulang dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kolaborasi strategis dengan berbagai lembaga nasional, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendorong kebijakan publik yang inklusif dan berpihak pada kepentingan masyarakat, termasuk kelompok penyandang disabilitas.
Kepala Lembaga Layanan Disabilitas Universitas Pamulang, Dr. Nani Rusnaeni, S.E., M.M., menyampaikan bahwa partisipasi LLD dalam forum nasional seperti ini sangat penting untuk memperluas perspektif kelembagaan terhadap isu pembangunan yang berkeadilan.
“Transformasi fiskal yang inklusif harus memastikan tidak ada kelompok yang tertinggal, termasuk penyandang disabilitas. Kehadiran kami dalam forum ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat advokasi layanan disabilitas dalam kebijakan publik yang lebih berkeadilan,” ujar Dr. Nani.
Melalui seminar ini, FITRA mendorong lahirnya rekomendasi kebijakan yang tajam dan berbasis bukti guna memperkuat agenda reformasi fiskal yang berintegritas, transparan, serta berpihak pada layanan dasar dan pengurangan ketimpangan sosial.
Partisipasi LLD Universitas Pamulang dalam Seminar Nasional Pra-Munas XI FITRA 2026 diharapkan dapat menjadi penguatan sinergi antara dunia akademik dan masyarakat sipil dalam mengawal tata kelola anggaran negara yang lebih terbuka, akuntabel, dan berkelanjutan.




