Mahasiswa Keperawatan STIKes WDH Kembangkan Tongkat Sensor Ultrasonik untuk Disabilitas Netra di LLD
Published on: 7 Jan 2026

About, Visi, mision
Inovasi di bidang kesehatan dan aksesibilitas terus berkembang. Pada awal Januari 2026, tepatnya Selasa 6 Januari 2026, Lembaga Layanan Disabilitas (LLD) menerima kunjungan penelitian dari mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Widya Dharma Husada Tangerang Selatan.
Kunjungan ini merupakan bagian dari pelaksanaan penelitian tugas akhir (skripsi) yang berfokus pada pengembangan teknologi asistif bagi penyandang disabilitas sensorik netra. Adapun kunjungan ini dihadiri oleh Kepala Lembaga Layanan Disabilitas Ibu Dr. Nani Rusnaeni, S.E., M.M., Kabid Penggalangan Volunteer dan Pelatihan Kewirausahaan Mahasiswa Disabilitas Ibu Dr. Lilis Suryani, S.E., M.M.
Dalam arahan nya kepala LLD, mengharapkan agar hasil penelitian bisa bermanfaat bagi mahasiswa disabilitas netra dan dapat memaksimalkan hasil penelitian tersebut agar lebih baik lagi hasilnya.
Kelompok mahasiswa yang terdiri dari Ade Aulia Rahmawati Putri, Esthree Natallia, Luthfiyah Salsabila, Nazwa Firda Sabrina, dan Nendra Dwi Pramukti ini mempresentasikan karya mereka yang berjudul "Pengembangan Tongkat Pemandu Berbasis Sensor Ultrasonik pada Kasus Disabilitas Sensorik (Tunanetra)".
Melalui pengembangan tongkat pemandu berbasis sensor ultrasonik ini, diharapkan hasil penelitian tersebut dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi kemandirian mahasiswa disabilitas di lingkungan kampus. Pihak LLD berharap inovasi ini tidak hanya menjadi syarat kelulusan tugas akhir bagi mahasiswa STIKes Widya Dharma Husada, tetapi juga menjadi solusi praktis dalam meningkatkan aksesibilitas dan keamanan mobilitas bagi mahasiswa disabilitas sensorik netra saat beraktivitas sehari-hari.




