Langkah Nyata Pendidikan Inklusif! LLD Universitas Pamulang Sapa dan Motivasi Siswa Disabilitas
Published on: 12 Mei 2026

Visi, mision
Jakarta — Lembaga Layanan Disabilitas (LLD) Universitas Pamulang melaksanakan kunjungan dan sosialisasi pendidikan inklusif ke SLB-A Pembina Tingkat Nasional pada Selasa (12/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Universitas Pamulang dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi penyandang disabilitas.

Kegiatan diikuti oleh siswa SLB-A, wali murid, serta jajaran guru. Dalam kesempatan tersebut, tim LLD Universitas Pamulang memberikan pemaparan mengenai layanan pendidikan inklusif, fasilitas pendukung bagi mahasiswa disabilitas, hingga informasi penerimaan mahasiswa baru di Universitas Pamulang.
Kepala SLB-A Pembina Tingkat Nasional, Indrawati Saptariningsi, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan sosialisasi yang diberikan kepada para siswa dan orang tua.
“Kami menyambut baik kegiatan ini karena memberikan motivasi dan wawasan baru bagi peserta didik kami terkait peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi siswa disabilitas,” ujarnya.
Ketua LLD Universitas Pamulang, Dr. Nani Rusnaeni, S.E., M.M., menyampaikan bahwa pendidikan merupakan hak seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Menurutnya, kehadiran layanan disabilitas di perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang setara dan ramah bagi semua mahasiswa.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan semangat kepada adik-adik siswa bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Universitas Pamulang terus berupaya menghadirkan layanan yang inklusif dan mendukung kebutuhan mahasiswa disabilitas,” ujarnya.
Kegiatan juga menghadirkan sesi berbagi pengalaman dari Aris Yohanes, S.Kom sebagai alumni Teknik Informatika Universitas Pamulang. Dalam penyampaiannya, Aris memberikan motivasi kepada para peserta agar tetap percaya diri dalam mengejar pendidikan dan karier.
“Jangan pernah merasa minder dengan kondisi yang dimiliki. Yang terpenting adalah terus belajar, berani mencoba, dan yakin bahwa kita juga mampu bersaing serta meraih cita-cita,” kata Aris di hadapan peserta sosialisasi.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah satu peserta bernama Sekar mengaku senang mendapatkan informasi mengenai peluang kuliah bagi penyandang disabilitas.
“Saya jadi lebih termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi karena ternyata ada kampus yang menyediakan layanan dan pendampingan untuk mahasiswa disabilitas,” ungkapnya.
Selain sosialisasi, tim LLD Universitas Pamulang juga melakukan silaturahmi dan koordinasi bersama pihak sekolah terkait penguatan kolaborasi dalam pengembangan layanan pendidikan inklusif. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cinderamata sebagai simbol terjalinnya hubungan baik antara kedua institusi.




